Tuesday, December 29, 2015

Rahasia Misteri Akhir Zaman - part II

----------------------------------------------------------

kutipan dari buku harian pertemuan antar hempher dengan muhammad bin abdulwahab alnejadi

========================

...... Suatu saat ada pemuda terpelajar yang sedang mempelajari science, dia mengerti bahasa Arab, Persia dan Turki. Namanya Muhammad bin Abdul Wahab An Najd. Pemuda ini sangat kasar dan berangasan. Sangat membenci pemerintah Turki Ottoman, dia tidak pernah mencela pemerintah Iran.

Muhammad Najd adalah luarnya adalah Sunni, Walaupun Sunni umumnya mencela Syiah, Muhammad Najd tidak pernah mencela Syiah. Menurut Muhammad Najd tidak ada alasan bagi Sunni untuk mengambil salah satu dari empat mazhab, dia berkata, “Kitab Allah tidak menyebutkan satu bukti pun yang menyinggung mazhab”.

Anak muda yang congkak, Muhammad Najd mengikuti hawa nafsu dalam memahami Al Qur’an dan Sunnah. Dia mengabaikan pendapat para ulama, tidak hanya para ulama yang sejaman dan para imam Mazhab, tapi juga para Sahabat seperti Abu Bakar dan Umar. Ketika merujuk ayat Al Qur’an dengan pendapatnya yang bertentangan dengan pendapat para ulama, dia akan berkata, “Nabi bersabda : Saya tinggalkan Qur’an dan Sunnah untukmu, Nabi tidak berkata, Saya tinggalkan Qur’an, Sunnah, Sahabat dan para imam Mazhab”. Karena itu yang diwajibkan adalah mengikuti Qur’an dan Sunnah tidak masalah walaupun bertentangan dengan pendapat imam Mazhab, Sahabat dan Mayoritas Ulama”.

Muhamad Najd banyak menyangkal Imam Abu Hanifah, dia berkata “Saya lebih banyak tahu daripada Abu Hanifah”. Dia juga pernah menyatakan separuh dari kitab Sahih Bukhari adalah salah.

Saya menjalin persahabatan yang erat dengan Muhammad Najd. Saya melancarkan kampanye untuk memuji dia dimana-mana. Suatu hari saya berkata kepadanya : “Kamu lebih hebat dari Umar dan Ali. Jika Nabi hidup sekarang, dia akan menunjuk kamu sebagai Khalifah penggantinya. Saya berharap Islam diperbaharui dan diperbaiki melalui tanganmu. Kamu satu-satunya ulama yang akan menyebarkan Islam ke seluruh dunia”.

Muhamad Bin Abdul Wahab dan saya memutuskan untuk membuat penafsiran baru terhdap Al Qur’an, penafsiran baru ini sebagai titik awal untuk menyelisihi pemahaman para Sahabat, para imam Mazhab dan para Mufassirin. Kami membahas ayat-ayat Al Qur’an untuk menyesatkan Muhamad Najd. Setelah itu dia memposisikan dirinya sebagai seorang mujadid dan menerima pendapat saya dengan senang hati.

Suatu ketika saya berkata kepadanya “Jihad itu tidak diperintahkan”.

Dia protes, “Mengapa demikian, bukankah itu perintah Allah, ‘Perangilah orang-orang
Kafir’ ?”

Saya berkata, “Lalu mengapa Nabi tidak memerangi orang-orang Munafik, walaupun Allah memerintahkan, ‘Perangilah orang-orang Kafir dan Munafik’ (At Tahrim : 9)”.

Dia berkata : “Nabi memerangi mereka dengan ucapan”.

Saya berkata : “Apakah Jihad yang diperintahkan, hanya dilakukan dengan ucapan ?”

Dia berkata : “Rasulullah memerangi orang-orang Kafir”.

Saya berkata : “Nabi memerangi orang Kafir untuk mempertahankan diri dari niat orang Kafir yang ingin membunuhnya”.

========================

hempher menetap di IRAK selama beberapa lama, tidak disebutkan berapa lama tahun dia menetap, hingga ia suatu saat ia bertemu pemuda congkak dan sombong yang sedang mempelajati science , pemuda itu bernama muhammad bin abdulwahab al nejadi , dalam buku harian hempher ia menuturkan bagaimana watak dan perilaku muhammad al nejadi tersebut, hempher mengatakan walaupun muhammad nejad itu luarnya SUNNI namun tak pernah sekalipun ia mencela golongan sekte syiah, bahkan ia merasa lebih hebat dari imam abu hanifah, iapun berani mengatakan bahwa hadist bukhari muslim ada beberapa yang keliru ,

hempher pun mendekati muhammad al nejadi yang sombong tersebut untuk memanfaatkannya, hempher mendapatkan angin segar karena dia telah mendapatkan "tanduk" untuk menyerang dan menghancurkan ISLAM dari dalam, hempher pun mempengaruhi muhammad bin abdul wahab dengan pemahaman sesatnya , ia tanamkan pemahaman sesat, akhirnya hempher dan muhammad bin abdulwahab membuat tafsiran baru terhadap ALQUR'AN yang menyelisihi ulama terdahulu , menafsirkan secara bebas (liberal) , otodidak dan mengikuti hawa nafsu mereka berdua ,

lalu pertanyaannya apa bukti penafsiran sesat hempher dan muhammad bin abduwahab?

ketahuilah oleh kalian semuanya, buku KITAB AT TAUHID dan kasyfu al syubuhat itulah bukti penafsiran sesat hempher dan muhammad bin abdulwahab, buku itulah hasil kajian otodidak, penafsiran bebas dan baru yang menyelisihi ulama terdahulu, bahkan hempher menyusupkan pemahaman syiah rafidhoh dalam pembagian tauhid, hingga lahirlah TAUHID TRINITAS (TAUHID RUBUBIYAH, TAUHID ULUHIYAH, TAUHID ASMA WA SHIFAT) , hempher juga mempelajari pemahaman syiah yang bertentangan dengan SUNNI lalu menularkannya ke muhammad bin abdulwahab, kitab syiah yang dipelajari hempher adalah kitab al kafi dimana kitab tersebut kaum syiah membagi TAUHID menjadi 4 , 3 diantaranya sama persis dengan TAUHID trinitas kaum salafi wahabi walaupun beda nama dan istilah namun maksud dan pendefinisiannya sama,

sebagai bukti adalah anda bisa memeriksa bukti kitab AT TAUHID karangan muhammad bin abdulwahab dalam kitab itu muhammad bin abdulwahab mengambil sepotong ayat lalu menyembunyikan sebagian ayat lainnya, dan dalam mengkaji ayat dalam kitab AT TAUHID muhammad bin abdulwahab sama sekali tidak menyertakan asbabun nuzul nya ALQUR'AN dan tidak melampirkan pendapat pendapat ulama sebelumnya,

INILAH BUKTI BAHWA KITAB AT TAUHID MUHAMMAD BIN ABDULWAHAB adalah hasil kajian otodidak, tafsiran bebas dan baru (yang menyelisihi ulama terdahulu) yang dibuat oleh hempher dan muhammad bin abdul wahab yang bertujuan agar seseorang yang tidak bertauhid dengan pemahaman tauhid yang dikarang hempher dan muhammad bin abdulwahab maka dia belum bertauhid, dan bila belum bertauhid dengan pemahaman muhammad bin abdulwahab maka orang tersebut disebut KAFIR !!!

karena itulah muhammad bin abdul wahab menyatakan bahwa dia datang membawa agama yang baru, dia merasa dirinyalah yang paling tahu tentang tauhid bahkan dia menyatakan bahwa orang orang islam sebelum dia datang bahkan guru gurunya termasuk orangtuanya serta ummat saat itu dianggap belum bertauhid

setelah berhasil membuat kitab AT TAUHID untuk tujuan pembenaran tuduhan KAFIR terhadap siapa saja yang tidak mengikuti pemahaman muhammad bin abdulwahab , maka hempher selanjutnya mengajak muhammad bin abdulwahab untuk membuat kitab yang bertujuan merekrut pengikut sekaligus mencuci otak para pengikutnya, kitab yang menggiring opini pembaca dan pengikutnya untuk pembenaran pembunuhan dan perusakan bagi mereka yang dianggap dan dituduh KAFIR bahkan bagi mereka yang dianggap munafik pun dikenai sanksi pantas dan layak DIBUNUH , KITAB itu disebut KITAB KASYFU AL SYUBUHAT, kitab yang berisi doktrin doktrin pembenaran secara sepihak dan menuduh KAFIR serta MUNAFIK bagi siapa saja yang tidak mengikuti faham mereka berdua, kitab yang amat rasis yang menganggap seseorang yang tidak mengikuti pemahaman mereka dianggap seperti binatang, dan disebut makhluk rendahan,

diantara kitab tersebut yang berisikan tuduhan yang dianggap KAFIR :

1. mereka yang bertawassul kepada NABI MUHAMMAD SAW dan para WALI ALLAHU

2. mereka yang dianggap menuhankan selain ALLAHU, seperti orang yang mematuhi dan tunduk pada peraturan pemerintah, mereka menganggap pemerintah adalah thogut atau tuhan tuhan selain ALLAHU

3. mereka yang tidak mengikuti pemahaman muhammad bin abdulwahab

4. mereka yang berziarah kubur

5. mereka yang golongan tassawwuf sufi yang dianggap ahlul BID'AH

itulah kitab KASYFU AL SYUBUHAT, kitab RASIS yang membenarkan penghilangan nyawa manusia bagi mereka yang dianggap SYIRIK, BID'AH, KAFIR dan MUNAFIK ,, KITAB RASIS yang mirip dengan KITAB TALMUD HITAM YAHUDI yang RASIS yang menganggap manusia selain golongan YAHUDI adalah bangsa goyim atau disebut bangsa binatang, yach tak heran ada kemiripan sebab hempher menularkan pemahaman doktrin kitab talmud yahudi kepada muhammad bin abdulwahab

kitab AT TAUHID dan kitab kasyfu al syubuhat inilah yang diberikan kepada muhammad su'ud hingga muhammad su'ud berteriak dengan syahadat "tiada tuhan selain ALLAHU, muhammad utusan ALLAHU" , lantas kenapa setelah menerima kitab itu muhammad su'ud malah bersyahadat? apa memang sebelumnya dia belum ISLAM hingga ia perlu bersyahadat kembali? tidak ... maksud muhammad su'ud bersyahadat adalah dia mengakui tiada tuhan selain ALLAHU, dan muhammad yang dimaksud dalam syahadat tersebut adalah muhammad bin abdulwahab, muhammad su'ud menyatakan muhammad bin abdulwahab adalah nabi dan juga rasul, setelah ia menerima 2 kitab tersebut makanya muhammad su'ud berani menyatakan perang dan melakukan banyak pembunuhan di kota mekkah dan madinah yang menewaskan para sayyid dan syarrif dikota mekkah saat itu

KITAB AT TAUHID dan KITAB KASYFU AL SYUBUHAT adalah kitab kajian otodidak, penafsiran baru dan bebas (liberal), dan menyelisihi pemahaman ulama terdahulu yang dibuat oleh "hempher dan muhammad bin abdulwahab"

inilah faktanya !!! terkuaknya asal usul KITAB HITAM pegangan para penganut agama SALAFI WAHABI yang sejatinya adalah kitab karangan hempher dan muhammad bin abdulwahab walau dalam kitab tersebut pengarangnya hanya dicantumkan nama muhammad bin abdulwahab ,, kitab doktrin yang membenarkan pembunuhan atas nama jihad terhadap jiwa manusia yang tidak sefaham dan tidak mengikuti mereka yang referensi pemahamannya diambil dari KITAB HITAM TALMUD YAHUDI !!!

bersambung .....

By: Bang Jeff N.

No comments:

Post a Comment