Sunday, January 24, 2016

Kearifan dalam Bersikap

Di Tiongkok pernah ada seorg GURU yg sangat dihormati krn tegas & jujur.

Suatu hari, 2 murid menghdp GURU. Mereka bertengkar hebat & nyaris beradu fisik.

Ke dua nya berdebat ttg hitungan 3x7.

Murid pandai mengatakan 21,

Murid bodoh bersikukuh mengatakan 27.

Murid bodoh menantang murid pandai utk meminta GURU sbg Jurinya utk mengetahui siapa yg benar diantara mereka , sambil si bodoh mengatakan : "Jika sy yg benar 3 x 7 = 27 maka engkau hrs mau di cambuk 10 kali oleh GURU, tapi jika kamu yg benar ( 3x7=21 ) maka sy bersedia utk memenggal kepala sy sendiri ha ha ha ....." demikian si bodoh menantang dgn sangat yakin dgn pendapatnya

"Katakan GURU, mana yg benar ?"
tanya murid bodoh

Ternyata GURU memvonis cambuk 10x bagi murid yg pandai (orang yg menjwb 21).

Si murid pandai protes keras!!

GURU menjwb:
"Hukuman ini bkn utk hasil hitunganmu,tp utk KETIDAK ARIFANmu yg mau2nya berdebat dgn org bodoh yg tdk tau kalo 3x7 adalah 21"

Guru melanjutkan : "Lebih baik melihatmu dicambuk & menjadi ARIF drpd GURU hrs melihat 1 nyawa terbuang sia2!"

Pesan Moral,

Jika kita sibuk mmperdebatkan sesuatu yg tak berguna
berarti kita juga sama salahnya atau bahkan lbh salah drpd org yg memulai perdebatan,
sebab dgn sadar kita membuang waktu & energi utk hal yg tdk perlu.

Bukankah kita sering mengalaminya?

Bisa terjadi dgn pasangan hidup, rekan kerja, tetangga/kolega, bahkan anggota Dewan..hehe

Berdebat atau bertengkar utk hal yg tdk ada gunanya,hanya
akan menguras energi percuma.

Ada saatnya kita diam utk menghindari perdebatan atau pertengkaran yg sia2.

Diam bkn berarti kalah, bukan?

Memang tdk mudah,
tapl janganlah sekali2 berdebat dgn org bodoh yg tidak menguasai permasalahan.

"MERUPAKAN SUATU KEARIFAN BAGI ORG YG BISA KONTROL DIRI & HINDARI KEMARAHAN ATAS SUATU KEBODOHAN !!

Salam Diamond
Stefanus Sandy SE, MM
Diamond Director of Jeunesse Global
Building a Better Future Together
www.facebook.com/top888network
http://top888.jeunesseglobal.com
https://youtu.be/qhEHKoDGtOI

No comments:

Post a Comment