Thursday, April 28, 2016

Makna Lagu Cublek-cublek Suweng

Lagu zaman cilik:
CUBLEK CUBLEK SUWENG
Artinya : Ada tempat harta berharga, yaitu Suweng (Suwung, Sepi, Sejati) atau Harta Sejati.

SUWENGE TENG GELENTER
Artinya : Harta Sejati itu berupa kebahagiaan sejati yang sudah ada berserakan di sekitar manusia.

.MAMBU KETUNDUNG GUDHEL
Artinya : Banyak orang berusaha mencari harta sejati itu. Bahkan orang² bodoh (di ibaratkan Gudhel) mencari harta itu dengan penuh nafsu ego, korupsi dan keserakahan, tujuannya untuk menemukan kebahagiaan sejati.

PAK EMPO LERA LERE

Artinya : Orang² bodoh itu mirip orang tua ompong yang kebingungan. Meskipun hartanya melimpah, ternyata itu harta palsu, bukan Harta Sejati atau kebahagiaan sejati. Mereka kebingungan karena dikuasai oleh hawa nafsu keserakahannya sendiri.

SIR² PONG DELE KOPONG

Artinya : di dalam hati nurani yang kosong dan bermakna bahwa untuk sampai kepada Tempat Harta Sejati (Cublek Suweng) atau kebahagiaan sejati, orang harus melepaskan diri dari kecintaan pada harta benda duniawi, mengosongkan diri, rendah hati, tidak merendahkan sesama, serta senantiasa memakai rasa dan mengasah tajam Hati Nuraninya.

Kesimpulan :
Sebagai manusia biasa yang
tercipta dari tanah, kita hanyalah manusia biasa yang tak tahu apa² dan tak memiliki apa² dihadapan Sang Pencipta Alam. Manusia mempunyai hasrat nafsu harta, tahta dan wanita, tentu semua orang pasti menginginkannya. Dan juga begitu mudah mencium "Bau" harta sampai orang tak berilmu pun tahu.

Untuk mencari harta janganlah menuruti hawa nafsu tetapi semuanya kembali ke dalam "Hati Nurani" yang bersih tidak dipengaruhi hawa nafsu.

Dengan "Hati Nurani" yang bersih akan lebih mudah menemukannya, tidak tersesat jalan hingga lupa akan akhirat.

Akhir kata.. kita sebagai orang Jawa khususnya Umat Islam, patutlah kiranya melestarikan ajaran² yang telah diwariskan oleh Raden Paku atau "Sunan Giri", agar tak lekang dan tertindas oleh zaman yang serba instan dan digital saat ini.

Belajar dari Bapak Nur huda/pak Rafi Auval Marom

Wednesday, April 27, 2016

Rumus Sederhana Gus Mus

Sebelas Rumus dari Gus Mus

1) Dulu, pesantren lebih mengedepankan unsur pendidikan (tarbiyah) ketimbang pengajaran (ta’lim)-nya. Sekarang kondisinya berbalik 180 derajat. Madrasah tambah mentereng, pesantren kian menjulang. Tapi banyak kiainya yang nganggur.

2) Jika hendak mengembalikan marwah pesantren kembali ke puncak kejayaannya, kiai sekarang perlu berjihad keras untuk mencapai taraf keikhlasan kiai-kiai tempo dulu. Sekarang: di mana ada kiai mandiri? Kiai sekarang ahli proposal semua.

3) Kiai dulu kalau tidak butuh apa-apa, namanya kaya. Kiai sekarang?

4) Mewacanakan konsep zuhud untuk konteks masyarakat Indonesia yang tengah begitu konsumtif dan hedon adalah laku ekstrem. Kita harus berangkat dari konsep “kecil” berupa: kesederhanaan. Sebab kesederhanaan akan melahirkan kekayaan dari dalam, bukan kekayaan dari luar.

5) Yang hilang dari para mubaligh, pendidik dan da’i sekarang adalah ruh ad da’wah (ruh dakwah) yang sejuk dan menyegarkan. Ruh dakwah yang ditebarkan oleh Nabi, Walisanga, ulama-ulama salaf, terkikis oleh perangai dakwah yang mengancam dan menakutkan. Model dakwah seperti ini tidak mengajak, tapi malah mendepak. Padahal, “aku diutus untuk mengajak, bukan untuk melaknat”, ujar salah satu hadits Nabi.

6) Ada perbedaan tajam antara makna dakwah (ajakan) dan amar (perintah). Tapi kini kedua term itu dicampur-adukkan maknanya hingga menghasilkan konsep yang rancu.

7) Kebanyakan kiai dulu tidak mengenal apa itu Nasionalisme produk Barat. Kesadaran mereka dari awal: Indonesia ini rumah kita, maka harus kita jaga dan tidak boleh dijajah atau dirusak.  Sebab itu, santri yang tak mencintai negerinya akan kualat oleh tuah Mbah Wahab, Mbah Hasyim Asyari, dan kiai-kiai lain yang menyimpan Indonesia dalam urat nadinya.

8) Satu di antara penyakit orang Indonesia adalah: kepentingan dulu dikedepankan, masalah dalil baru dicari belakangan.

9) Salah satu ciri khas pesantren adalah tanggung jawab ilmiah ila yawmil qiyamah.

10) Dalam mendidik, metode cerita/dongeng ditengarai masih sangat  efektif. Karena cerita tidak mengancam. Tapi begitu meresap.

11) Untuk mendidik anak, seorang Ibu punya modal terbesar: kasih sayang. Elusan telapak tangan Ibu tak bisa diganti oleh seribu elusan tangan baby sitter.

Tambakberas, 26 April 2016

Friday, April 22, 2016

Al-Mashaby Juara 3 di Festival Banjari di Malang




Anak-anak Grup Hadrah PP Tabah (Al-Mashaby) berhasil menggondol juara 3 di Festifal Banjari di Malang.


Hasil Fesban se Jatim Ponpes Modern Al Rifa'ie Ketawang-Gondanglegi-Malang Indonesia.

Juara 1 : ORICIMARU MALANG
Juara 2 : AL FATH MALANG
JUARA 3 : AL MASHABY PP.TABAH LAMONGAN

Harapan 1 : ISBAM MALANG
harapan 2 : MUHIBBUN NABI PROBOLINGGO
harapan 3 : SILLAHURROHMAN MALANG.

‪#‎Alhamdulillah‬ ‪#‎salam_ponpes_TABAH‬

Thursday, April 21, 2016

Rumah Sederhana Sang Ulama Besar

Siapa yang tidak kenal ulama besar al-Alamah Abu Al-Hasan al-Nadwi. Karyanya dibaca oleh para ulama dan kaum terdidik secara luas, seperti inilah pintu masuk rumahnya. Padahal raja, pejabat dan konglomerat berebut untuk bersimpuh dihadapannya walaupun hanya untuk melihat sosoknya.

Wednesday, April 20, 2016

Dibutuhkan IMAM BESAR dan MUADZIN MASJID AL-MADINAH

Mohon bantu Broadcast:
Barangkali ada yang berminat.

Dibutuhkan IMAM BESAR dan MUADZIN MASJID AL-MADINAH
Lokasi : Jl. Raya Parung - Bogor km. 42

KRITERIA CALON IMAM:
1). Hafal Al~Qur’an, Min. 25 juz
2). Memiliki suara yang indah
3). Fasih berbahasa Arab
4). Pendidikan min. S1 ilmu keislaman
5). Mampu memberikan ceramah/ kajian keislaman
6). Usia 25 – 45 tahun
7). Rekomendasi dari ulama/ lembaga/ pesantren

TUGAS POKOK:
1). Memimpin Shalat fardhu 5 waktu
2). Mengisi kajian Islam terprogram & terjadwal
3). Menjadi Pengajar Al-Quran & bahasa Arab
Info: Kafalah imam sekitar 10 - 15 Juta Rupiah.

KRITERIA CALON MUADZIN:
1). Hafal Al~Qur’an, Min. 5 juz
2). Memiliki suara yang indah
3). Pendidikan min. S1 ilmu keislaman
4). Memiliki pengetahuan agama yang cukup
5). Memahami bahasa Arab
6). Usia 25 – 45 tahun
7). Rekomendasi dari ulama/ lembaga/ Pesantren

TUGAS POKOK:
1). Mengumandangkan adzan 5 waktu
2). Assisten imam ketika berhalangan
3). Menjadi Pengajar Al-Quran & bahasa Arab
Info: Negosiasi kafalah muadzin pada saat wawancara.

Kirim CV lengkap sebelum 20 Mei 2016 ke dkm.masjid.almadinah@gmail.com

Informasi:
Ust. Herman Budianto, M.Si : 0813 8344 0288
Ust. A. Fauzi Qosim : 0852 0012 1356

Tuesday, April 19, 2016

Makan Tempe Bikin Emosi

KURANGI MAKAN TEMPE
SEKARANG JUGA, BERBAHAYA

Menurut penelitian terbaru, mengkonsumsi tempe bisa memicu darah tinggi, dibandingkan makan daging kambing.
...

Tempe yang selama ini dicitrakan sebagai makanan sehat, ternyata lebih memicu darah tinggi dibanding daging kambing.

Percobaan oleh Calon Ahli Gizi pada 2 orang kembar (Eko 25th dan Arie 25th).

Setiap makan malam selama 3 hari diberikan perlakuan sbb:

Hari 1
√ Eko diberi makan sop kambing...
√ Arie diberi tempe goreng.
• Reaksi Eko dan Arie normal.

Hari 2
√ Eko diberi gulai kambing,
√ Arie diberi tempe bacem.
• Reaksi Eko normal, & Arie melirik-lirik makanan Eko.

Hari 3
√ Eko diberi Sate Kambing...
√ Arie diberi lodeh tempe.
• Reaksi Eko normal walau sdh 3 hari makan kambing, tetapi reaksi Arie sangat emosional. Dia membanting piring dan merampas sebagian sate kambing Eko sambil berteriak: "Tempe lagi...!!! Tempe lagi...!!!"

Kesimpulan:
Makan tempe ternyata memicu darah tinggi dan membuat emosi tidak terkendali, sedangkan makan daging kambing tidak demikian.... 😊😀..

SELAMAT MAKAN SIANG

Rumus dan Tanda Makna Jawa

Rumus dan Tanda Makna Jawa

Mengapa Orang Tafir Baik, Masuk Neraka?

Kenapa Orang Kafir Sebaik Apapun Tetap Masuk Neraka? Jawaban Luarbiasa ini Bikin Pemuda Liberal Terbungkam!

Liberal: Ki, ada orang baik banget, anti korupsi, bangun masjid, rajin sedekah sampai hidupnya sendiri dikorbanin buat nolongin orang banyak, terus meninggal dan dia bukan Muslim, Dia masuk surga atau neraka?

Kyai: Neraka.

Liberal: Lah? Kan dia orang baik. Kenapa masuk neraka?

Kyai: Karena dia bukan Muslim.

Liberal: Tapi dia orang baik Ki. Banyak orang yang kebantu karena dia, bahkan umat Islam juga. Malah Bangun Masjid Raya segala. Jahat bener dah Tuhan kalau orang sebaik dia dimasukin neraka juga.

Kyai: Allah tidak jahat, hanya adil.

Liberal: Adil dari mane?

Kyai: Kamu sekolahnya sampai tingkatan apa?

Liberal: Ane mah Master Sains lulusan US Ki, kenape?

Kyai: Kenapa bisa kamu dapat titel Master Sains dari US?

Liberal: Yaa karena kemaren ane kuliah disana, diwisuda disana.

Kyai: Namamu terdaftar disana? Kamu mendaftar?

Liberal: Ya jelas dong Ki, ini ijazah juga masih basah.

Kyai: Sekiranya waktu itu kamu tidak mendaftar, tapi kamu tetap datang kesana, hadir di perkuliahan, diam-diam ikut ujian, bahkan kamu dapat nilai sempurna, apakah kamu tetap akan dapat ijazah?

Liberal: Jelas enggak Ki, itu namanya mahasiswa ilegal, sekalipun dia pintar, dia nggak terdaftar sebagai mahasiswa, kampus ane mah ketat soal aturan gituan.

Kyai: Berarti kampusmu jahat dong, ada orang sepintar itu tak dikasih ijazah hanya karena tidak mendaftar?

Liberal: *terdiam*

Kyai: Gimana?

Liberal: Ya nggak jahat sih Ki, itu kan aturan, salah si mahasiswa kenapa nggak mendaftar, konsekuensinya ya nggak dapat ijazah dan titel resmi dari kampus.

Kyai: Nah, kalau kampusmu saja ada aturan, apalagi dunia dan akhirat. Kalau surga diibaratkan ijazah, dunia adalah bangku kuliah, maka syahadat adalah pendaftaran awalnya. Tanpa pendaftaran awal, mustahil kita diakui dan dapat ijazah, sekalipun kita ikut kuliah dan mampu melaluinya dengan gemilang. Itu adalah aturan, menerapkannya bukanlah kejahatan, melainkan keadilan. (*)

Sumber artikel: http://www.rindumadinah.com/2016/04/kenapa-orang-kafir-sebaik-apapun-tetap.html

NB: Tentang Definisi KAFIR bisa dibaca di https://www.facebook.com/jonru.page/photos/a.143624529728.103413.68286339728/10154092582604729/?type=3

Puisi Gus Mus

PUISI GUS MUS....

Sungguh engkau menakjubkan, wahai manusia!
Saat lahir, kau diadzankan di telingamu tanpa sholat.
Dan saat mati, kau disholatkan tanpa Diawali adzan.

Sungguh engkau menakjubkan, wahai manusia!
Saat lahir, kau tidak tahu siapa yg mengeluarkanmu dari perut ibumu.
Dan saat mati, kau tidak tahu siapa yg memasukkanmu ke dalam kubur.

Sungguh engkau menakjubkan, wahai manusia!
Saat lahir, kau dimandikan dan dibersihkan.
Dan begitu pula saat mati, kau dimandikan dan dibersihkan.

Sungguh engkau menakjubkan, wahai manusia!
Saat lahir, kau tidak tahu siapa yg riang gembira atas kelahiranmu.
Dan saat mati, kau pun tidak tahu siapa yg menangis sedih atas kematianmu.

Sungguh engkau menakjubkan, wahai manusia!
Saat di perut ibu, kau berada di ruang yg sempit lagi gelap.
Dan saat mati, kau pun berada di ruang yg sempit lagi gelap.

Sungguh engkau menakjubkan, wahai manusia!
Saat lahir, kau dibungkus dengan kain untuk menutupimu.
Dan saat mati, kau pun dibungkus dengan kain untuk menutupimu.

Sungguh engkau menakjubkan, wahai manusia!
Saat lahir dan tumbuh besar, orang-orang bertanya tentang prestasi dan kebaikan-kebaikanmu.
Dan saat mati, malaikat akan bertanya tentang amal-amal yg pernah kau perbuat.

Lalu . .
Apa yang telah kau siapkan untuk akhiratmu?

SUBHANALLAH !

Hujan yang Tumbuhkan Bunga, Bukan Petir

"Seseorang akan naik derajatnya karena hasil perbuatannya bukan karena ucapannya. Sesungguhnya air hujanlah yang menumbuhkan bunga, bukan suara petir yang keras"
- Habib Sholeh Tanggul

Monday, April 18, 2016

Wahabi Tidak Mengaku

WAHABI TIDAK MENGAKU WAHABI
============================

1. Ada manusia gak mengaku wahabi krn gak belajar di Saudi...
Tp di dlm ceramahnya seringkali mengutamakan fatwa Ibn Taimiyah, Ibn Qoyyim, Bin Baz, Utzaimin, Albani dan Sholeh Fauzan.

2. Ada manusia gak mengaku wahabi krn gak belajar dgn ulama wahabi...
Tp dlm ceramahnya penuh dgn PEMBID'AHAN dan PENYESATAN amalan umat Islam.

3. Ada manusia gak mengaku wahabi krn menurut dia wahabi terbagi menjadi dua yaitu wahbiyah dan wahhabiyah.
Tp mereka gak tau klu keduanya itu adlah sama2 Khowarij (menyempal).

*Wahabi itu bukanlah agama yg perlu dianuti dan bukanlah Madzhab yg perlu dinisbahi. Krn wahabi adlah suatu paham yg meresap kpd manusia yg mempelajari agama berdasarkan pemahaman aliran tersebut. (Tuhannya ada di langit, punya tangan, kaki dan mata/menyerupai makhluk/mujassimah).
Tanpa dia belajar kitab wahabi atau tidak...
Belajar dgn ulama wahabi atau tidak....
Mengakui dirinya wahabi atau tidak...
Cukup dgn membawa pemahaman diatas (MUJASSIMAH, MUSYABBIHAH), itu sdh membuktikan atau menunjukkan bhwa dia itu wahabi.

WAHABI ITU BUKANLAH:
- Org yg gak Qunut
- Org yg gak Tahlilan
- Org yg gak Talqin
- Org yg gak men'jahar'kan bacaan
Basmallah dlm Alfatihah
- Org yg gak tarawih 20 roka'at,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
TAPI WAHABI ITU ADALAH ORANG YANG MEMBID'AH SESATKAN amalan2 tersebut dan AMALAN2 KHILAFIYAH lainnya.

Perlu diketahui bhwa LANDASAN dan PENETAPAN HUKUM semacam ini (jika Nabi gak melakukannya hukumnya menjadi haram dan sesat) gak pernah dikenal di dlm syari'ah. Gak ada di dlm Alqur’an, gak ada di dlm hadist shohih maupun dhoif, gak ada di dlm kalam ulama. Dan memang gak ada satu kaidah pun di dlm syari'ah yg mengatakan bhwa apa yg gak dilakukan oleh Kanjeng Nabi hukumnya haram scara mutlak nak...
Kalau seumpama ada org yg mempunyai pemahaman sperti itu, bagaimana dgn DHOUROH MINGGUAN..!? Apakah dhouroh mingguan ini juga pernah dilakukan oleh Kanjeng Nabi..!?

Semoga kita dan keluarga kita dijauhkan dr paham wahabi/virus wahabi yg menular di masyarakat.
Knp dikatakan menular..!?
Krn paham ini adlah suatu paham baru yg datang ntk menyerang pemahaman masyarakat Islam khususnya yg masih awam.

#Copas

Dialog tentang Musik dengan Wahabi

seorang salafiwahabi dengan lantang pernah berkata : "MUSIK itu HARAM !!"

aku : haram ??? kenapa bisa begitu?

salafiwahabi : sebab NABI mengharamkan musik/nyanyian

aku : ooohh begitu ... di hp ente bisa dengar ayat - ayat alqur'an ga ?

salafiwahabi : yach bisalah, kan ada  .mp3  alqur'an nya yang bisa ane dengar setiapa alqur'an

aku : lho? kata ente musik haram itu kok ada alqur'an format mp3 ? mp3 itukan untuk audio musik ??

salafiwahabi : (bengong ... cari cara buat ngeles) .. tapi ini kan hanya untuk di dengar ga dimainkan seperti para pemusik dan penyanyi ...

aku : begini yach bro, musik dengan nyanyian itu berbeda, musik adalah suara suara yang mengalun berpadu dalam harmonisasi , sedangkan nyanyian adalah intonasi tekanan pembacaan suatu kalimat atau kata yang berlagu, nah yang diharamkan itu adalah nyanyian , nyanyian atau lagu yang digunakan untuk ibadah, musik dengan nyanyian bisa dipadukan tapi kita harus fahami yang diharamkan adalah musik dan nyanyian yang digunakan untuk beribadah

salafiwahabi : nah itu lu tahu , terus kalian kenapa menjadikan musik dan nyanyian sebagai sarana ibadah ?

aku : wah ente salah dan ngaco bro, hadrah itu masuk ke ranah amaliah bukannya ke ranah ibadah ... , kalau mau jelas jelas mau menuduh atau mengharamkan , maka ane juga akan mengharamkan ente dan golongan ente karena menjadikan nyanyian sebagai sarana ibadah ...

salafiwahabi : haaah? apa buktinya ???

aku : nih lihat, (aku menunjukkan seseorang yang sedang sholat dengan membaca alqur'an dengan langgam arab)

salafiwahabi : itu orang sedang sholat berjama'ah,  kenapa memangnya? dan imamnya   suaranya merdu membacakan ALQUR'AN secara murottal langgam arab... pasti imamnya seorang wahabi (katanya dengan bangga dan pedenya)

aku : tahu artinya langgam ga bro? langgam itu artinya lagu, lagu itu berarti nyanyian yang diucapkan, nah kalau ente berkeras dengan pendapat ente maka ini imam sholat jelas sholatnya batal karena membaca alqur'an dengan melagukan ayat ayat alqur'an, golongan ente hanya memperindah bacaan dengan langgam langgam saja akibatnya sering ane perhatikan golongan ente kalau sholat melagukan bacaan alqur'an, ini sama saja kalian menjadikan ayat ayat alqur'an seperti nyanyian, sholat itu  ibadah dan kalian malah melagukan ayat ayat alqur'an pada saat ibadah, nah sekarang siapa yang terbukti telah menjadikan nyanyian/musik itu sebagai sarana ibadah, kami atau kalian ??

salafiwahabi : (ngedumel ngomel ngomel) ente pasti JIL ... ente sesat ...

aku : halah ... yang islam liberal itu kalian yang menafsirkan alqur'an dan hadist seenak udel kalian ... liberal itu artinya bebas, nah yang suka menafsirkan alqur'an dan hadist secara bebas itu kalian ... kalau ga mau ngikut pemahaman ulama mazhab , ga mau ngikut pemahaman kyai, ga mau pemahaman para habaib berarti kalian itu ingin bebas, artinya kalian ingin berpemahaman secara bebas, kalau kalian berpemahaman secara bebas artinya kalian menafsirkan alqur'an dan hadist sesuka kalian karena kalian merasa  bebas, maka yang jelas jelas liberal itu kalian sendiri, FAHAM ENTE !!!

nb : silakan copas dan share bila bermanfaat.

Sunday, April 17, 2016

Biografi Syekh Muhammad Ayyub, Imam Masjid Nabawi (w. 2016)

#Diantara biografi Syaikh Muhammad Ayyub rahimahullahu
====

Madinah Berduka....

إن الله لا يَقْبِضُ العلمَ انتزاعاً ينتزعُه من العباد، ولكنْ يقبِضُ العلم بقبض العلماء، حتى إذا لم يبقَ عالماً؛ اتَّخذ الناس رؤوساًَ جُهَّالا، فسُئِلوا ؟ فأفتوا بغير العلم، فضلّوا وأضلوا.

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengangkat ilmu dengan sekali cabutan dari manusia. Namun Allah akan mengangkat ilmu dengan mewafatkan para ulama. Hingga ketika tidak tersisa lagi seorang berilmu (di tengah mereka), manusia mengangkat para pemimpin yang jahil. Mereka ditanya, dan mereka pun berfatwa tanpa ilmu. Hingga akhirnya mereka sesat dan menyesatkan."

Beliau memiliki nama lengkap Muhammad Ayyub bin Muhammad Yusuf bin Sulaiman Umar.

Lahir di kota suci Makkah tahun 1372 H./1952 M. Beliau Adalah seorang Imam, qari dan cendikiawan islam yang terkenal dengan bacaan qur'annya. Ia adalah mantan Imam Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi. Syaikh yang berdarah Burma ini pernah juga menjabat sebagai pengajar Fakultas al-Qur'an dan Studi Islam, Universitas Islam Madinah, anggota Komite IlmuwanKomplek Percetakan Al-Qur'an Raja Fahddan Imam Masjid Hasan asy-Sya'ir, Madinah.

Biografi

Muhammad Ayyub lahir pada tahun 1372H(1952/1953) di Mekkah, Arab Saudi. Ia menyelesaikan hafalan qur'annya pada tahun 1385H(1965/1966) dibawah bimbingan Khalil bin Abdurrahman al-Qari di Masjid Bin Ladin, Mekkah. Setelah menyelesaikan pendidikan dasarnya pada tahun 1386H, (1966/1967) ia pindah ke Madinah, dan menyelesaikan pendidikan menengah dan lulus pada tahun 1392H(1972). Ia menyelesaikan studi sarjana di Fakultas Syari'ah Universitas Islam Madinah pada tahun 1396H(1976), menyelesaikan studi magister dan doktoral di Fakultas al-Qur'an dan Studi Islam Universitas Islam Madinah, dan lulus doktoral pada tahun 1408H(1987/1988). Selain belajar di sekolah, ia juga belajar dengan ulama berbagai macam ilmu, sepertihadis, musthalah hadis, danushul fiqh. Pada tahun 1410H (1990) ia ditunjuk sebagai Imam Masjid Nabawi sampai tahun 1417H (1997). Ia pernah menjadi imam di berbagai masjid di Arab Saudi, Kuwait, Uni Emirat Arab danBahrain. Muhammad Ayyub merupakan keturunan Burma dan mengikuti mazhab Hanafi.

Terakhir kali beliau menjadi imam di Masjid Nabawi saat bulan Romadhon tahun lalu. Beliau mengimami atas titah langsung dari Raja Salman.

Dan hari ini beliau berpulang...
Semoga Allah merahmati beliau...
Jenazah disholatkan ba'da dzuhur di Masjid Nabawi....

Friday, April 15, 2016

Lowongan Dosen di IAIN Surakarta

copas dr group sebelah

Assalamu'alaikum.. IAIN Surakarta membuka penerimaan dosen tetap non pns. Buanyyak formasi (jml sekitar 100). Mungkin bisa diinformasikan ke sanak saudara, siapa tahu ada yang membutuhkan. Terima kasih... Wassalamu'alaikum...

http://www.iain-surakarta.ac.id/?p=4194

Al-Laits, Ulama dengan Penghasilan Miliaran Setahun

Inilah Ulama Berpenghasilan Milyaran

Bismillah was shalatu was salamu 'ala Rasulillah, wa ba'du,

Berpenghasilan besar, belum tentu mendapat kewajiban zakat. Karena zakat hanya dibebankan untuk orang yang memiliki harta mengendap satu nishab selama setahun. Meskipun seseorang memiliki harta di atas satu nishab, namun habis sebelum satu tahun, dia tidak wajib zakat.

Kita akan simak, biografi salah satu ulama besar di masa silam, yang Allah berikan kekayaan melimpah, namun beliau tidak pernah berzakat. Karena hartanya habis sebelum genap setahun.

Beliau adalah al-Laits bin Sa’d rahimahullah.

Siapa al-Laits bin Sa’d

al-Laits bin Sa’d bin Abdurrahman. Kunyahnya Abul Harits. Seorang ulama besar di Mesir yang ahli di bidang fiqh dan hadis. Lahir tahun 94 Hijriyah. Beliau ulama tsiqqah (terpercaya) yang terkenal sangat dermawan.

Penghasilan al-Laits

As-Shafadi menceritakan,

وكان - أي الليث - من الكرماء الأجواد. ويقال: إن دخله كان كل سنة خمسة آلاف دينار، وكان يفرقها في الصلات وغيرها

Al-Laits termasuk ulama yang sangat dermawan. Diceritakan bahwa penghasilan al-Laits setiap tahun mencapai 5000 dinar. Dan beliau suka membagi-bagikannya ketika shalat dan kegiatan lainnya.

Kita bisa hitung, 5000 dinar itu berapa rupiah?

5000 x 4,25 gr emas, ketemu 21.250 gr emas. 21, 25 kg emas. Subhanallah…

Sekarang berapa kalo dirupiahkan.

Anggap 1 gr Rp 500.000, berarti 21.250 x 500.000, ketemunya 10.625.000.000… 10 M + 625 juta.

Itu kalo dirata-rata sebulannya berapa?

Kita bagi 12, ketemu 885.416.666,67

Subhanallah… penghasilan beliau hampir 1 M sebulan.

Dalam riwayat lain, penghasilan al-Laits terkadang mencapai 12.000 dinar setahun.

Qutaibah menceritakan,

كان الليث يستغل عشرين ألف دينار في كل سنة وقال ما وجبت علي زكاة قط

Penghasilan Al-Laits mencapai 12.000 dinar dalam setahun. Dan beliau mengatakan, “Aku tidak pernah mendapat kewajiban zakat.”

12.000 dinar, kalau dihitung sambel merem gak bisa. 12.000 dinar itu = 25.500.000.000;

Subhanallah… 25 M setahun. Berarti sebulannya bisa lebih dari 1 M.

Tapi… al-Laits tidak pernah zakat.

Kok bisa?

Belum setahun, uang itu sudah habis. Kemana habisnya?

Beliau bagi-bagikan. Beliau berikan kepada orang yang membutuhkan. Coba kita tengok sedekahnya al-Laits.

Sedekahnnya al-Laits

Manshur bin Ammar berceritakan,

أتيت الليث فأعطاني ألف دينار، وقال: صن بهذه الحكمة التي آتاك الله تعالى

Aku pernah datang ke tempat al-Laits, lalu beliau memberiku 1000 dinar. Beliau berpesan, “Jaga ilmu agama yang Allah berikan kepadamu dengan uang ini.”

Subhanallah, sedekah 1000 dinar. Sama dengan 4,25 Kg emas. Belum ada tandingannya di zaman sekarang.

Dikisahkan, ada seorang wanita yang datang ke al-Laits,

Wahai Abul Harits, anak saya sakit, dan dia ingin madu.

Lalu al-Laits memanggil pembantunya,

يا غلام، أعطها مِرْطًا من عسل

“Wahai pembantuku, berikan untuknya madu satu drum.”

Imam al-Laits dikenal suka memberikan hartanya kepada para ulama.

Harmalah menceritakan,

كان الليث بن سعد يصل مالكا بمائة دينار في السنة فكتب مالك إليه علي دين فبعث إليه بخمس مائة دينار

Bahwa al-Laits pernah menyampaikan kepada Imam Malik 100 dinar dalam setahun. Kemudian Imam Malik mengirim surat ke beliau, “Saya punya utang.” Kemudian al-Laits mengirimkan kepada beliau 500 dinar.

Beliau juga pernah memberikan 1000 dinar kepada Ibnu Lahai’ah (seorang ulama hadis), beliau juga memberikan uang 1000 dinar kepada Manshur bin Ammar (ulama ahli nasehat).

Keilmuan Imam al-Laits

Beliau sezaman dengan Imam Malik, gurunya Imam as-Syafii. Termasuk generasi tabi’ tabi’in. Beliau pernah menjadi murid beberapa tokoh Tabi’in, seperti Atha’ bin Abi Rabah, Nafi’, Abuz Zubair, Ibnu Syihab az-Zuhri dan beberapa ulama tabi’in lainnya.

Sementara murid beliau para ulama besar, diantaranya, Ibnu Ajlan, Ibnu Lahai’ah, Ibnu Wahb, Ibnul Mubarok, Yahya bin Bukair, al-Qa’nabi, dan yang lainnya. Mereka deretan ulama besar di zamannya.

Kiat simak pujian ulama untuk Imam al-Laits,

Al-Alla’ bin Katsir mengatakan,

الليث بن سعد سيدنا وإمامنا وعالمنا

Al-Laits bin Sa’d pemimpin kami, imam kami, ulama kami.

Imam Syafi’i pernah memuji beliau,
الليث بن سعد أفقه من مالك، إلا أن أصحابه لم يقوموا به

Al-Laits bin Sa’d lebih faqih dari pada Malik, hanya saja, murid-muridnya tidak mengangkat madzhab beliau.

Imam Ahmad juga memberikan pujian untuk beliau,

ليث كثير العلم، صحيح الحديث

Laits, Ilmunya banyak, hadisnya shahih.

Allah berikan kelebihan imam al-Laits, kaya ilmu kaya dunia. Dan dunia di tangannya hanya digunakan untuk ketaatan kepada Allah. semoga Allah merahmati beliau…
Allahu a’lam.
Ditulis oleh ustadz Ammi Nur Baits
🗣🗣🗣
akan jadi milyuner, kujual spiker tahfiz AlQuran,
hub pkh solo 087836013279
😱😱😱😀😀😀

Wednesday, April 13, 2016

Dalil Dzikir Suara Keras

“Dalil Dzikir Suara Keras”
Dalil mengeraskan dzikir setelah salat berdasarkan riwayat Ibnu Abbas berikut ini:

اِنَّ رَفْعَ الصَّوْتِ بِالذِّكْرِ حِيْنَ يَنْصَرِفُ النَّاسُ مِنَ الْمَكْتُوْبَةِ كَانَ عَلَى عَهْدِ النَّبِيِّ  وَقَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ كُنْتُ أَعْلَمُ إِذَا انْصَرَفُوْا بِذَلِكَ إِذَا سَمِعْتُهُ (رواه البخاري)

”Sesungguhnya mengeraskan (bacaan) dzikir setelah para sahabat selesai melakukan salat wajib sudah ada sejak masa Nabi Muhammad Saw.” Ibnu Abbas berkata: “Saya mengetahui yang demikian setelah mereka melakukan salat wajib dan saya mendengarnya” (HR Bukhari No 796, Muslim No 919, Ahmad No 3298, dan Ibnu Khuzaimah No 1613. Riwayat Ibnu Abbas ini juga diperkuat oleh sahabat Abdullah bin Zubair, ia berkata: "Rasulullah Saw mengeraskan (yuhallilu) kalimat-kalimat dzikirnya setiap selesai salat" (Sahih Muslim No 1372, Ahmad No 16150 dan al-Baihaqi, al-Sunan al-Kubra No 3135)

Dari hadis ini Imam Nawawi berkata:

هَذَا دَلِيْلٌ لِمَا قَالَهُ بَعْضُ السَّلَفِ أَنَّهُ يُسْتَحَبُّ رَفْعُ الصَّوْتِ بِالتَّكْبِيْرِ وَالذِّكْرِ عَقِبَ الْمَكْتُوْبَةِ (شرح النووي على مسلم 2 / 360)

"Riwayat ini adalah dalil sebagian ulama salaf mengenai disunahkannya mengeraskan suara bacaan takbir dan dzikir setelah salat wajib" (Syarah Sahih Muslim II/260). Al-Mubarakfuri berkata: "Anjuran mengeraskan suara dengan takbir dan dzikir setelah setiap salat wajib adalah pendapat yang unggul (rajih) menurut saya, berdasarkan riwayat Ibnu Abbas diatas" (Syarah Misykat al-Mashabih III/315)
(Arsip PW Aswaja NU Center Jatim)

Join Channel Telegram:
@aswajanucenter

Tuesday, April 12, 2016

Ngaji Rutin Kitab Mbah Soleh Darat

🏁🕋📡📿
Hadirilah....
NGAJI RUTIN KITAB KH SHOLEH DARAT

Komunitas Pecinta KH Sholeh Darat (KOPISODA) ☕🍺 akan menggelar kajian Kitab Tafsir Faidlur Rahman dan Kitab lain (Majmuk Syariat, Munjiyat, Sabilul Abid fi tarjamati Jauharotut Tauhid) 📚
pada:
🗓Hari/Tanggal: Ahad /17 April 2016
⏰Jam: 09.00 - 11.00 WIB
🕌Tempat: Masjid Agung Semarang Kauman Johar.

📖 Pembaca kitab: KH. Dr. In'amuzzahidin Masyhudi MAg

🎙📝 Dilanjut diskusi
Corak Tafsir Kiai Soleh Darat
Oleh Dr. KH. Imam Taufiq,M.Ag (WR II UIN WS/Dosen Fak Ushuluddin UIN Walisongo/Pengasuh pesantren Darul Falah be-songo Ngalian).

Pengajian ini dilaksanakan secara rutin setiap Minggu ketiga dan terbuka untuk umum.

📞📲 Kontak pengurus KOPISODA, Mohammad Ichwan 085229953111.
🎉🎊🗒✍🏼☕📡
👍 Sebarkan... 👍🍆🍆

5 perjalanan hidup GURU MULIA AL'ARIF BILLAH ABUYA DIMYATI

5 perjalanan hidup GURU MULIA AL'ARIF BILLAH ABUYA DIMYATI (PP.CIDAHU BANTEN)

Yang disarikan dari ulama tersebut patut ditiru oleh siapa pun yang mendengarkan secuil perjalanan hidup Abuya. Berikut uraiannya:

1. Thariqah Mengaji dan Jamaah

Mengaji dan salat berjamaah merupakan kebiasaan kiyai dan para santrinya di pesantren. Jika ingin pandai, maka rajinlah mengaji. Pandai saja tidak cukup. Buat apa pandai bila kepandaiannya tidak dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari. Karenanya, para kiyai selalu menganjurkan para santrinya untuk salat berjamaah agar menjadi santri pandai yang baik. Bukan santri pandai yang menyalahgunakan ilmunya. Dalam bahasa Sunda, Abuya Dimyati sering berpesan, “Thariqah aing mah ngaji” ‘tarekat saya mah mengaji’.

Menurut Abuya, kemiskinan dan usia tidak menjadi alasan untuk menuntut ilmu sampai meninggal. Perkataan beliau itu dibuktikan dalam kehidupan sehari-hari bersama santrinya. Hidup beliau hanya diabdikan untuk mengajar santri, melayani tamu yang berkunjung, dan mendidik anak. Sebelum wafat, Abuya Dimyati pernah membuka pengajian kitab tafsir at-Thabari yang tebal berjilid-jilid hingga khatam. Waktu pengajiannya pun dilaksanakan pada malam hari, dari pukul 22.00 hingga 02.30 tanpa istirahat.

2. Mendidik Putra-putrinya Sendiri

Tidak seperti kebanyakan kiyai pada umumnya yang menitipkan anaknya di pesantren kiyai lain. Abuya Dimyati justru mendidik anaknya dengan didikannya sendiri. Bahkan kesembilan anaknya semuanya hafal Alquran. Selain itu, Abuya juga memperlakukan anaknya seperti santri pada umumnya. Mewajibkan mereka salat jamaah, dan mengaji bareng bersama santri.

Jika anak-anaknya belum datang menuju mushalla untuk berjamaah, Abuya sabar untuk menunggu mereka agar berjamaah bersama beliau. Kedisiplinan yang diterapkan Abuya Dimyati semata-mata mengamalkan firman Allah Swt., “Orang beriman, jagalah diri kalian dan keluarga dari api neraka,” (QS at-Tahrim [66]: 6). Jadi beliau benar-benar menerapkan ayat ini untuk diri pribadi dan keluarga beliau.

3. Memilih Dipenjara

Pada masa orde baru, kira-kira tahun 70-an, Abuya Dimyati pernah difitnah dan dijebloskan dalam penjara. Pengadilan memutuskan bahwa Abuya Dimyati dikenai hukuman penjara selama tujuh bulan. Hal ini tentu menuai amarah para jawara-jawara Banten yang siap melawan orang-orang yang telah menzalimi beliau. Karena kesabaran dan ketawakkalan beliau, Abuya tetap memilih dalam penjara sesuai putusan hakim selama tujuh bulan.

Keadaannya dalam penjara tidak membuatnya meninggalkan istiqomah ibadah-ibadahnya yang biasa dilakukan. Konon, karena karamah yang beliau miliki, pengajian rutinitas yang biasa dilaksanaka di pesantren tetap berjalan seperti biasanya. Artinya, jasad beliau dapat terbagi menjadi dua, bahkan lebih. Wallahu a'lam.

4. Hafal Alquran dalam Waktu Singkat

Abuya Dimyati menghafal Alquran pada Mbah Dalhar Watucongol, Magelang, Jawa Tengah hanya dalam waktu enam bulan. Namun perlu diketahui bahwa sebelum menghafal Alquran yang dalam waktu singkat itu, Abuya menerapkan membaca Alquran satu hari satu kali khataman, dan ini diulang-ulang sampai kurang lebih 4 bulan.

Jadi sebelum menghafal, Mbah Dalhar menganjurkan Abuya muda untuk membaca Alquran sesering mungkin terlebih dulu, sehingga bacaan Alquran melekat kuat di hati dan lisan. Ini juga yang dilakukan Kiyai Munawwir Krapyak, Yogyakarta. Bahkan beliau melakukan satu hari khatam Alquran itu selama tiga tahun.

5. Berguru Kebanyak Ulama

Memperbanyak guru berarti sama saja kita memperbanyak jalur keilmuan yang dalam tradisi Ilmu Hadis dilakukan oleh para perawi-perawi Hadis. Hal ini pula dilakukan oleh para ulama Nusantara waktu itu. Abuya Dimyati pun demikian. Beliau berguru pada puluhan ulama di Jawa, dan bahkan di luar Jawa.
Beberapa ulama yang pernah disinggahi Abuya Dimyati di antaranya Kiyai Abdul Halim Kalahan Banten, Mama Sempur Purwakarta, Kiyai Ma’shum dan Kiyai Baidhawi Lasem, dan lain sebagainya. Semakin banyak memiliki guru berkualitas, wawasan pun akan semakin luas. Tentu hal ini dapat membantu menjawab dan menghadapi problematika sosial-kemasyarakatan yang akan dihadapi oleh setiap penuntut ilmu.

اللهم احشرنا في في زمرته مع الأنبياء والمرسلين والشهداء والصالحين آمين

Kelas Inspirasi, Kuliah Luar Negeri

Kumpul Muda #2

Kali ini, bekerjasama dengan B$EM UNISDA akan sharing dengan penerima beasiswa dalam dan luar negeri!

Mau kuliah tapi kuatir sama biayanya?
Mau kuliah ke luar negeri tapi bingung informasinya?
Mau kuliah tapi bingung pilih jurusan dan universitas yang tepat?

Yuk gabung tanggal 24 nanti!
Gratis! Dan dapat sertifikat!

Hubungi kontak yang tertera untuk pendaftaran dan informasi lebih lanjut!

Monday, April 11, 2016

Pendaftaran di Lipia Jakarta Dibuka

Assalamualaikum

📢 Berita Gembira Buat Para Dosen Dan Pengajar Bahasa Arab (Ikhwan/Akhwat) di Kampus, Pesantren, dan Sekolah, Yang Ingin Mendalami Metodologi Pengajaran Bahasa Arab.

📖 Kembali LIPIA Kembali Membuka Pendaftaran Mahasiswa Baru Untuk Program "Diplom Ta'hîl al-Mu'allimîn" Pelatihan Kepakaran Pengajaran Bahasa Arab Selama 1 Tahun.

📝 A.Syarat-syarat Pendaftaran:

- Diutamakan Yang Telah Memiliki Ijazah S1, Ijazah SMA dibolehkan dengan Syarat Menyertakan Bukti Sebagai Pengajar.
-Sehat Jasmani & Rohani.
-Berakhlak Mulia.
-Mampu Berbahasa Arab Aktif.
-Memfokuskan Diri Untuk Belajar.
-Lulus Seleksi (Ujian Tulis dan Lisan).
-Rekomendasi Dari Lembaga Sebagai Bukti Bahwa Calon Mahasiswa Adalah Pengajar.
-CV.

📑 B.Berkas-berkas pendaftaran:

-Foto copy Ijazah S1/MA Atau Sederajat Terlegalisir.
-Foto copy Transkrip Nilai Terlegalisir. (Ijazah dan Transkrip Nilai Asli dibawa Ketika Ujian Untuk Pengecekan).
-SKCK Asli.
-Surat Keterangan Sehat Dokter.
-Foto copy KTP.
-Pas Foto 4x6,3x4,dan 2x3 @2 lembar.
-Semua Berkas Discan.

🏡 C.Fasilitas:

-FULL Beasiswa kuliah.
-Kitab Muqorror (Buku Pelajaran).
-Asrama Putra Dan Putri Bagi Yang Lulus Seleksi (Terbatas).
-Ruang Belajar Full AC.
-Mukafa'ah/ Uang Saku.
-Ijazah Bagi Yang Selesai.

⏰ D.Waktu pendaftaran:

-Pendaftaran Secara Online, Kunjungi ((http://lipia.org/d1)).
-Pendaftaran Mulai: Senin,4 April 1437H/ 11 April 2015M - Senin 2 Sya'ban 1437H/ 9 Mei 2015M.
[12:00, 4/11/2016] +62 813-8440-5543: Assalamualaikum💌

📢 Berita Gembira Buat Para Dosen Dan Pengajar Bahasa Arab (Ikhwan/Akhwat) di Kampus, Pesantren, dan Sekolah, Yang Ingin Mendalami Metodologi Pengajaran Bahasa Arab.

📖 Kembali LIPIA Kembali Membuka Pendaftaran Mahasiswa Baru Untuk Program "Diplom Ta'hîl al-Mu'allimîn" Pelatihan Kepakaran Pengajaran Bahasa Arab Selama 1 Tahun.

📝 A.Syarat-syarat Pendaftaran:

- Diutamakan Yang Telah Memiliki Ijazah S1, Ijazah SMA dibolehkan dengan Syarat Menyertakan Bukti Sebagai Pengajar.
-Sehat Jasmani & Rohani.
-Berakhlak Mulia.
-Mampu Berbahasa Arab Aktif.
-Memfokuskan Diri Untuk Belajar.
-Lulus Seleksi (Ujian Tulis dan Lisan).
-Rekomendasi Dari Lembaga Sebagai Bukti Bahwa Calon Mahasiswa Adalah Pengajar.
-CV.

📑 B.Berkas-berkas pendaftaran:

-Foto copy Ijazah S1/MA Atau Sederajat Terlegalisir.
-Foto copy Transkrip Nilai Terlegalisir. (Ijazah dan Transkrip Nilai Asli dibawa Ketika Ujian Untuk Pengecekan).
-SKCK Asli.
-Surat Keterangan Sehat Dokter.
-Foto copy KTP.
-Pas Foto 4x6,3x4,dan 2x3 @2 lembar.
-Semua Berkas Discan.

🏡 C.Fasilitas:

-FULL Beasiswa kuliah.
-Kitab Muqorror (Buku Pelajaran).
-Asrama Putra Dan Putri Bagi Yang Lulus Seleksi (Terbatas).
-Ruang Belajar Full AC.
-Mukafa'ah/ Uang Saku.
-Ijazah Bagi Yang Selesai.

⏰ D.Waktu pendaftaran:

-Pendaftaran Secara Online, Kunjungi ((http://lipia.org/d1)).
-Pendaftaran Mulai: Senin,4 April 1437H/ 11 April 2015M - Senin 2 Sya'ban 1437H/ 9 Mei 2015M.  

☎ Kontak Person:
Email: reg.diploma@gmail.com
Whatsapp: 081384405543

Friday, April 8, 2016

Terima Kasih, Wahabi

TERIMA KASIH UMAT #WAHABI_SALAFI
================================

Abu Hasan-313,

عن شداد بن أوس : قلت يارسول الله! أتشرك امتُك من بعدِك ؟، قال: نعم، انهم لا يعبدون شمسا ولا قمرا ولا وَثنًا ولا حجراٌ، ولكنَّهم يُراءون باعمالِهم.
.
Dari sahabat Syaddad bin Aus: "Aku bertanya, akan kah umatmu menjadi musyrik sepeninggalmu kelak? Nabi menjawab," iya, namun mereka tidak menyembah matahari, bulan, berhala, dan batu, tetapi mereka riya (ingin dilihat orang lain) dalam amal mereka.
(HR.Ahmad, Al-Hakim, Ibnu Majah.)
.
لستُ اخافُ عليكم اَن تشركوا بعدي، ولكني اخشي عليكم الدنيا ان تنافسُوا فيها فتهلكوا كما هلك من قبلكم
.
"Aku tidak takut atas kesyirikan kalian sepeninggalku kelak, namun aku takut atas kalian dunia yang kalian perebutkan, maka kalian binasa seperti binasanya orang terdahulu."
(HR. Al-Bukahri Muslim 1279, Ahmad, Ibnu Majah, Baihaqi dll.)
.
Dari dua hadits diatas kita memahami bahwa Rasulullah SAW, tidak mengkhawatirkan umatnya melakukan kesyirikan, namun Baginda Rasulullah lebih mengkhawatirkan riya dan berebut dunia.
.
Dua penyakit inilah sumber petaka bagi umat ini, oleh karena Rasulullah SAW mewanti2 pada kita dengan hati yg penuh kasih sayang agar kita selalu waspada.
.
Masihkah kita ragu dgn sabda Nabi Saw., serta selalu mensyirikkan orang lain.!?
.
Lalu melupakan betapa bahaya riya' itu, tampil beda secara frontal dgn mayoritas muslimin di dunia ini, dari zaman ke zaman. Serta menjadi pemulung dunia tanpa peduli dari mana uang itu didapat sekalipun akidah dan adab yg dikorbankan.
.
Maaf...berpakaian beda, cara shalat beda, sujud beda, bacaan beda, meletakan tangan di atas dada sampai ke leher sangat tidak lazim, bahkan wajah juga beda, jidad hitam dan jelek (padahal Abu Darda RA menyuruh menghilangkan kapalan hitam itu -baca HR. Baihaqi), semua itu sarana utk menghantar pada riya' yg dilarang oleh Rasulullah SAW.
.
Alangkah buruknya orang jika ibadah dijadikan sarana untuk mendukung #kegenitan agar terlihat beda.!
.
Sejujurnya kita juga berterima kasih pada saudara kita wahabi-#salafi, mereka sangat cinta pada kita sehingga mereka mengkhawatirkan umat islam melakukan #kesyirikan, semoga Allah membalas kebaikan kalian, namun karena #kekhawatiran ini terlalu berlebihan sampai pada tingkat #paranoid, sehingga waktu hanya dihabiskan utk mengurus keimanan orang dan lupa mengoreksi imannya.
.
Biarkan kami mengikuti dua hadits di atas agar tidak #riya' dan tidak cinta #dunia, dan saudaraku wahabi/salafi mengurus dirinya.

InsyaAllah kami Ahlusunnah Waljama'ah tidak tertarik kok dengan ajaran orang #Najed karena Nabi Saw. saja tidak mau mendoakan mereka, bahkan bersabda,"
.
هناك الزلازل والفتن وبها يطلع قرن الشيطان
"Dari sana goncangan dan fitnah, dan dari sana pula muncul tanduk setan.
.
Jangan tersinggung mas/mba! ini sabda suci dari Nabi nan suci [Saw]. Apa iya orang Najed lebih sayang pada umat ini dibanding Rasulullah SAW?
.
Yang tidak dikhawatirkan Nabi Saw. kalian takut, dan yg dikhawatirkan Beliau Saw. kalian abaikan.
Kalian ini umat siapa ya ? :)
.
Jika kita baca shalawat ALLOHUMMA SHOLLI 'ALA MUHAMMAD ketahuilah Muhammad itu adalah Muhammad bin Abdillah SAW.
.
bukan muhammad bin Abdul Wahhab, yg suka mensyirikkan muslimin.
.
Kita yakin 100% ajaran sayyidina Muhammad bin Abdillah SAW semuanya PASTI BENAR, adapun ajaran dan fatwa Muh bin Abdulwahhab BELUM TENTU benar kan?! :)

By, Densus 313.

Thursday, April 7, 2016

[LOW] Kepala Asrama Rumah Yatim

👳 INFO PELUANG UNTUK USTADZ
🏤 Dibutuhkan Kepala Asrama Anak Yatim di Rumah Kemandirian Sidoarjo
Ketentuan:
1.     Tartil Baca AL Qur’an
2. Hafal Al Qur’an minimal juz 30
3. Usia 25 – 35 tahun
4. Sudah berkeluarga
5. Siap tinggal di Asrama 
Berminat segera hubungi:
Abd. Mu’thi 087851441392
M. Arif 082332552039

Wednesday, April 6, 2016

Dawuh Mbah Maimoen Zuber Soal Ngaji

Syaikhina KH.Maimoen Zubair:

"...calone Kyai gedhe iku kudu khatam Bukhori (Shohih Bukhori). Luweh2 dikhatami sak wulan poso, barokahe gedhe..."

"...mondok iku ngajine kudu seko awal, ora keno dijujug. Mulai Safinah, Sulam Taufiq, terus sak nduwure2..."

"...Aku iku ngaji Mu'in (Fathul Mu'in) neng Lirboyo saben khatam tak sowane Mbah Ma'ruf Kedung Lo njaluk didongani. Saben khatam sak kitab tak jalukne dungo. Mbah Ma'ruf iku Wali, ora ono wong khusyuk koyo Mbah Ma'ruf..."

"...Aku iku teko neng Lirboyo ditampani Kyai Tohir Wijaya, langsung kon melbu ngono wae, ora nganggo dites. Karo mbah Manaf malah langsung kon mulang (mengajar). Aku yo kondo lek durung iso ngaji, tapi jawabe mbah Manaf, kitab iku koyo maling, angger diwolak-walik woca-woco mesthi suwe2 ngaku..."

"...dunyo saiki iku mulai dibukak karo Pengeran, kabeh-kabeh ono ilmune nganti njero-njero (detail). Nganti wong2ane kon tawakkal iku angel. Padahal coro gelem tawakkal mesti dicukupi karo Pengeran..."

#Redaksinya kisaran kurang lebih.

Tuesday, April 5, 2016

Pesantren Program Dai Hafal Quran

Assalamu'alaikum. wr. wb.
📢📢
PENERIMAAN MAHASISWA BARU PROGRAM DA`I HAFAL QUR'AN

PESANTREN QUR'AN  elTAHFIDH

PROGRAM BEASISWA
👳- Hafal Qur'an 30 Juz.  (Standar bacaan bersanad) 
🎓- Berijazah S1
🇰🇷- TaekWondo Dan 1 Kukkiwon
💵- Memiliki wawasan kewirausahaan dan agrobisnis

✨👉Jaminan penempatan di lembaga-lembaga mitra pesantren seluruh nusantara

A. Persyaratan Umum
1.Laki-laki
2. Muslim
3.Usia maksimal 22 tahun
4.Belum menikah
5.Tidak merokok
6.Siap mengikuti program selama 4 tahun

💥 Berkas yang harus di lengkapi
1.FC Ijazah SMA/  Sederajat, legalisir 2 lembar
2.FC KTP
3.KK
4.Surat Keterangan Dokter
5.SKCK
6.Rekomendasi Lembaga Dakwah/Ulama setempat
7.Surat Izin Orang Tua
8.poto 4X6 = 4 Lembar
   Kemeja putih, background biru

B.Jadwal Penerimaan
1. Pendaftaran di buka mulai tanggal 01 april - 15 mei 2016 ( berkas sudah masuk )
2.ujian seleksi penerimaan tanggal 18 mei 2016 di Pesantren eltahfidh ( untuk JABODETABEK ), via telp untuk luar JABODETABEK.
3.pengumuman hasil seleksi tanggal 20 mei 2016,via sms

informasi lebih lanjut :
📞Ust. Asep : 082110718001
📞Ust.Sa`dul hayyi : 087770786796

💢Kuota Terbatas hanya untuk 30 calon Mahasiswa.💢

www.pesantren-quran.com

📩Persyaratan via pos ke alamat :
📮Pesantren Qur'an  elTAHFIDH
Kp Kubang-2 RT 11 RW 05 Desa Jatisari Kec. Cileungsi
Bogor Jawa Barat 16820

Wahabi Memotong Kalimat Imam Syafii

LAGI-LAGI WAHABI MENCATUT DAN MEMOTONG QOUL IMAM NAWAWI DALAM SYARAH SHAHIH MUSLIM
==================================

Ini qoul lengkapnya Imam Nawawi dlm Syarah Muslim:

وأما قراءة القرآن فالمشهور من مذهب الشافعى أنه لا يصل ثوابها إلى الميت وقال بعض أصحابه يصل ثوابها إلى الميت وذهب جماعات من العلماء إلى أنه يصل إلى الميت ثواب جميع العبادات من الصلاة والصوم والقراءة وغير ذلك

“Adapun bacaan al qur’an maka yang populer (masyhur) dari madzhab Syafi’iy, “sesungguhnya pahala bacaan al qur’an tidak sampai kepada mayit”, dan sebagian Ashabuna (para Ulama Syafi’iyyah) berkata : “pahala tsb (bacaan qur’an) bisa sampai kepada mayit”, dan segolongan para Ulama’ memilih : “Sesungguhnya pahala semua Ibadah berupa sholat, puasa, bacaan al qur’an dan yang lain bisa sampai kepada si mayit.” (Syarah Muslim, 1/90)
__________________________________________
– Obyek Perkara: Sampainya Pahala Kebaikan Untuk Orang Yang Telah Meninggal
– Status: Khilaf (terjadi perbedaan pendapat) dgn rincian sbb:
1. Khusus PAHALA bacaan al qur’an (bukan yg lain)
a. Yang populer dari Imam Syafi’i: Tidak sampai
b. Sebagian Ulama Syafi’iyyah: Sampai Mutlaq
c. Sebagian yg lain: Sampai, dgn cara meniatkannya ntk mayit, atau membacanya di sisi mayit, atau mendo’akan agar pahalanya di hadiahkan ntk mayit.
2. Berupa shodaqoh, do’a serta kebajikan yg lain: Sampai.

KESIMPULAN:
Dari beberapa pendapat Imam Syafi’i dan para Ulama Syafi’iyyah diatas kita dapati beberapa hal:
1. Baik dari Imam Syafi’i maupun Para Ulama Syafi’iyyah nggak didapati mereka mengharamkan kenduri kematian, kecuali jika dlm pembiayaannya menggunakan hak org lain dgn cara yg gak dibenarkan syaro’.
2. Hukum yg didapati dari beberapa pandangan diatas adlah, “MAKRUH” dgn ketentuan jika tradisi tersebut dianggap “Niyahah, Ma’tam,”.
3. Seandainya tradisi yg ada disekitar kita memang layak dihukumi makruh, kemakruhan tersebut gak menghilangkan pahala kebaikan yg ada didalamnya, sebagaimana fatwa NU pertama 1926, pada soal No 18 dlm Ahkamul Fuqoha’.

NB:
Imam Syafi’i mengatakan: "aku menyukai seandainya dibacakan Alqur’an disamping qubur dan dibacakan do’a ntk mayyit" (Ma’rifatus Sunani wal Atsar 7743 lil-Imam al-Muhaddits al-Baihaqi).

#Dapat tambahan ilmu dari Yai Ma'ruf Khozin:
ﻭﺃﺣﺐ ﻟﻮ ﻗﺮﺉ ﻋﻨﺪ اﻟﻘﺒﺮ، ﻭﺩﻋﻲ ﻟﻠﻤﻴﺖ ﻭﻟﻴﺲ ﻓﻲ ﺫﻟﻚ ﺩﻋﺎء ﻣﺆﻗﺖ (الام 1/322)

Imam Syafii: "Saya senang jika dibacakan Quran di dekat kubur. Tidak ada waktu tertentu untuk doa" (al Umm 1/322)

Salafi itu tidak punya madzhab kok mau sok tahu bicara madzhab Syafii???