Tuesday, February 14, 2017

Yang Muda (Jangan Sampai) Kalah Semangat Sama Yang Sepuh

Beliau adalah KH. Achmad Syaf'i bin Ali bin Thayyib bin Musthofa bin Abdul Karim. Pak Syafi', begitu kami sapa beliau waktu masih sekolah di Madrasah Tarbiyatut Thalabah Kranji Paciran Lamongan.

Achmad Syafi' lahir di Lamongan, tepatnya di desa Kranji pada tanggal 3 Juli 1945 dari pasutri KH. M. Ali Thoyyib dan Ny. Hj. Syarifah Adelan. Menempuh pendidikan dasar dan menengah di Pesantren Mambaul Maarif Denanyar Jombang.

Mulai mengajar di lingkungan pondok pesantren Tarbiyatut Tholabah sejak tahun 1962, salah satu pesantren tertua di Lamongan Jawa Timur. Di pesantren ini awalnya beliau mengajar MI dan MTs saja. Beliau pernah menjadi kepala MI th 1995 hingga th 2005.

Kiyai Syafi bisa terbilang seorang ahli yang multidisipliner, terutama bidang keagamaan. Selain mengajar dan ahli di bidang Nahwu-Sharaf, beliau juga ahli qiraat-tartil Al Quran. Penulis sendiri pernah diajar beliau pelajaran bahasa Jawa di MI dan MTs.

Meskipun usia sudah senja (70), menurut penuturan salah satu putranya, Sholahuddin, Kyai Syafi' lah yang melakukan proses pengetikan teks Arab dan terjemah alfiah ini sendiri. "Abah saya pandu pelan² dalam mengetik, mengedit dan melay-out sendiri. Saya cuma menghandle desain covernya saja. Percetakan tinggal terima file pdf jadi. Sebab percetakan gak bakalan mumpuni. Yang ada jadi berantakan. Ini yang membuat proses pengetikan memakan waktu yang cukup lama." Lanjut Sholahuddin.

Menurut penuturan Kiyai Syafi sendiri kepada penulis, saat ditemui kemarin (15/11) di Ndalemnya, proses penerjemahan yang disertai syarah Ibnu Aqil ini sebenarnya sudah lama ditulis, namun masih berupa tulisan menggunakan mesin ketik manual. Beliau menulisnya sejak mulai mengajar di Madrasah Aliyah dan prosesnya kurang dari setahun. Karya ini sudah mulai dicetak tahun 1992, dalam bentuk ketikan manual yang terbagi 4 jilid. Buku ini biasanya jadi pegangan beliau dalam mengajar di kelas 1 Aliyah.

Selain terjemah alfiyah, ada sejumlah karya beliau yang lain berupa buku² diktat untuk Madrasah Ibtidaiyyah seperti Nahwu, sharaf, Tajwid, dsb. Semua ini termotivasi oleh kecintaan beliau pada ilmu dan anak didik.

Armada Sakti (Kranji-Sby), 16/11/2015

Masyhari, MA.



@mskholid @ruanginstalasi Blogger | Wirausaha

No comments:

Post a Comment